Saat melihat ada
benjolan kecil di bawah mata kiri, perempuan Rusia ini memutuskan untuk
mengabadikannya lewat selfie.
Bukannya menghilang, benjolan itu justru bergerak dan berpindah tempat.
Lima hari setelah itu, benjolan yang tadinya ada di bawah mata kiri
berpindah ke atas mata kiri. Sepuluh hari kemudian, benjolan itu pindah
ke bibir atas.
Setelah ia mendapatkan benjolan di bibir, perempuan 32 tahun baru
berkonsultasi dengan dokter mata.
Sains Jelaskan
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan, ia mengalami infeksi cacing
parasit Dirofilaria repens.
Dalam laporan kasus yang diterbitkan di The New England Journal of
Medicine, Rabu (20/6/2018), cacing D. repens yang berbentuk seperti
benang umumnya menginfeksi anjing, kucing, rubah, dan mamalia liar.
Perempuan Rusia itu mengaku mendapatkan benjolan setelah ia pergi ke
daerah pedesaan di luar Moskow dan sering digigit nyamuk.
Menurut laporan 2011 dari kasus serupa, cacing D. repens hidup di
jaringan bawah kulit yang penyebarannya disebabkan oleh nyamuk.
Umumnya, manusia tidak menjadi inang D. repens. Namun bila menginfeksi
manusia, infeksi parasit akan muncul sebagai benjolan di bawah kulit
yang dapat bergerak.
Infeksi yang disebabkan cacing bukan kali pertama dialami manusia. Dalam
laporan di tahun 2011 juga disebutkan ada beberapa orang Eropa, Asia,
dan Afrika yang melaporkan mengalami kasus serupa.
Dr Vladimir Kartashev, profesor kedokteran di Universitas Kedokteran
Rostov, Rusia, yang merawat perempuan itu mengatakan kasus serupa sudah
ada sejak lama.
"Sejak tahun 1997, ada lebih dari 4.000 kasus infeksi parasit pada
manusia di Rusia dan Ukraina. Kasus serupa semakin meningkat dalam
beberapa tahun terakhir," kata Kartashev dilansir Live Science, Rabu
(20/6/2018).
Baca juga: Kasus Langka, Wanita Buta Ini Dapat Melihat Objek Bergerak
Dalam studi tahun 2015 yang dibuat Kartashev dan rekannya, hanya ada
delapan orang yang mengalami infeksi ini pada 1997. Namun pada 2012
tercatat ada 200 kasus. Meski kondisi ini mengerikan dan menggelikan, perawatan infeksi relatif sederhana, yakni dengan melakukan operasi.
Hal yang sama juga dilakukan perempuan Rusia itu, dan kini ia sedang dalam tahap pemulihan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Cacing Bergerak di Dalam Kulit Perempuan Ini, Apa yang Terjadi?", https://sains.kompas.com/read/2018/06/21/200200723/ada-cacing-bergerak-di-dalam-kulit-perempuan-ini-apa-yang-terjadi-.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Cacing Bergerak di Dalam Kulit Perempuan Ini, Apa yang Terjadi?", https://sains.kompas.com/read/2018/06/21/200200723/ada-cacing-bergerak-di-dalam-kulit-perempuan-ini-apa-yang-terjadi-.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri